Sabtu, 17 Desember 2011

(STUDI KASUS DI KELURAHAN JETAK KEC. BOJONEGORO KAB. BOJONEGORO JATIM) PENGHAYATAN KEAGAMAAN DAN GANGGUAN KECEMASAN IBU HAMIL PERTAMA KALI 4364


(STUDI KASUS DI KELURAHAN JETAK KEC. BOJONEGORO KAB. BOJONEGORO JATIM) PENGHAYATAN KEAGAMAAN DAN GANGGUAN KECEMASAN IBU HAMIL PERTAMA KALI 4364


Kecemasan merupakan suatu keadaan perasaan yang mengalami ketakutan, kekhawatiran tentang masa-masa mendatang atau terhadap suatu obyek yang terus-menerus dialami oleh seseorang dalam kurun waktu tertentu.
Ibu hamil yang pertama kali tentunya mengalami berbagai gangguan seperti cemas, takut dan gelisah, yang puncaknya akan terlihat ketika menjelang persalinan dan akibat dari gangguan tersebut akan berdampak pada diri ibu dan anak kelak yang dilahirkan.
Adapun yang menjadi permasalahannya dalam penelitian ini adalah: Bagaimana kondisi psikologis ibu yang hamil pertama kali, Bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil pertama kali, Bagaimana perbedaan tingkat kecemasan ibu berdasarkan keberagamaanya.
Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan teknik analisis deskriptif fenomenologi metode dalam pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi psikologis ibu hamil untuk yang pertama kali dan yang baru mempunyai pengalaman hamil untuk pertama kali di Kelurahan Jetak kecamatan Bojonegoro Jatim pada umumnya mengalami berbagai kecemasan. Faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan tersebut antara lain faktor intern dan ekstern. Faktor intern yaitu kurangnya kesiapan mental, penghayatan nilai-nilai keagamaan. Faktor ekstern yaitu mitos dan nilai-nilai moral yang berkembang di masyarakat, faktor ekonomi, dukungan keluarga dan lingkungan. Ada perbedaan kecemasan yang dialami oleh ibu hamil berdasarkan penghayatan nilai-nilai keagamaan. perbedaan kecemasan tersebut antara lain: kecemasan tinggi, kecemasan sedang, dan kecemasan rendah.

0 komentar:

Poskan Komentar