Get this gadget at facebook popup like box

Minggu, 18 Desember 2011

KONSEP KESELAMATAN DALAM TEOLOGI KRISTEN MODERN 3777


KONSEP KESELAMATAN DALAM TEOLOGI KRISTEN MODERN 3777


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : bagaimana konsep keselamatan dalam agama Kristen. Penelitian ini menggunakan riset perpustakaan (library research), yaitu membaca dan meneliti serta memakai buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan skripsi.
Hasil penelitian menunjukkan keselamatan merupakan tujuan utama hidup di dunia dan di akhirat. Keselamatan dalam bahasa Inggris biasa disebut salvation dari kata salvus artinya keadaan selamat. Adapun keselamatan dalam teologi disebut dengan pokok iman Kristen sebagai pengilahian manusia sebagai rahmat dan pengampunan dosa. Agama pada umumnya memberikan petunjuk pada umatnya melalui kitab suci yang merupakan satu landasan utama sebagai pentuntun hidup. Tujuannya adalah agar umat pemeluk agama mendapat keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat, jasmani maupun rohani. Adapun untuk mencapai keselamatan dalam agama Kristen melalui keimanan, pembaptisan, pertobatan, perpalingan, kelahiran kembali dan pengampunan.
Adapun perkembangan ajaran keselamatan dalam agama Kristen terjadi sejak Konsili Vatikan II (1962-1965) terjadi suatu reformasi dalam gereja Katholik maupun Protestan yang lahir suatu pembaharuan. Adapun pembaharuan gereja terhadap ajaran agama menurut Luther dan Calvin. Menurut Luther, pengampunan dosa karena darah Yesus adalah anugerah Allah. Menurut Calvin, ia lebih mengutamakan keagungan Allah dan kuasa Allah tanpa ikatan apapun. Perkembangan agama Kristen terdapat beberapa fase-fase ajaran keselamatan terdapat beberapa pemikiran, di antaranya menurut : Frederich Shlermacher, Adolf Von Hornack, Rudolf Bultman, Reinhold Nieburr, Dietrich Bonhoffer.
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kita dapat memahami agama, akan menjadikan diri semakin menghargai dan menghormati agama lain. Dengan menghargai dan menghormati mampu menjaga hubungan antar umat beragama. DOWNLOAD FILE LENGKAPNYA

0 komentar:

Poskan Komentar