Get this gadget at facebook popup like box

Minggu, 18 Desember 2011

KONSEP KOSMOLOGI DALAM AGAMA ISLAM DAN BUDDHA SERTA IMPLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN PEMELUKNYA 3798


KONSEP KOSMOLOGI DALAM AGAMA ISLAM DAN BUDDHA SERTA IMPLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN PEMELUKNYA 3798


Secara umum pembicaraan tentang alam semesta merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji karena sejak manusia lahir sudah memasuki jagad raya sebagai bagian dari penciptaan alam. Dalam peradaban manusia, pencarian makna sebagai pola keagamaan yang transenden disepanjang sejarahnya baik agama samawi maupun ardhi juga dimulai dari penghayatan terhadap alam semesta.
Di dalam Islam, memiliki peran penting dalam penghidupan di dunia, karena dewnmgan akalnya manusia diperintahkan untuk memikirkan alam sebagai konsekwensi peran Khaliqnya. Pola yang digunakan untuk membingkai tiga realitas antara Allah, manusia, dan alam yang dikemas oleh Islam dal;am bingkai kehidupan.
Kumpulan teks utama yang dikenal sebagai tripitaka ini masih belum dicatat belum lama sesudah meninggalnya Sang Buddha. Tiga keranjang mengacu pada waktu bahwa ketika ditulis (di daun lontar). Di dalam bahasa Pali, teks itu dikumpulkan dalam bentuk ikatan yang disimpan di tiga keranjang. Keranjang itu masing-masing berisi khuthbah Sang Buddha dan tokoh kunci lain dalam ajaran Buddha awal (Sutta). Perilaku yang harus diikuti oleh pengikut Buddha (Vinaya) serta analisis selanjutnya (Abidharma). Semua teks diikat menurut isinya dan secara keseluruhannya disebut sebagai norma Pali. Dalam kitab Digha Nikaya yang termasuk dalam sempalan kitab Sutta Pitaka menjelaskan tentang penciptaaan alam semesta, yaitu seluruh alam in adalah ciptaaan yang timbul dari sebab-sebab yang mendahuliuinya serta tidak kekal. Alam semesta adalah suatu proses kenyataan yang selalu dalam keadaan menjadi.
Proses pembentukan bumi dan kemunculan manusia menurut pandangan Buddhis berlangsung dalam waktu yang lama sekali. Bumi ini terbentuk dari zat cair, zat cair terbentuk dari udara, dan udara dari angkasa, selanjutnya dalam proses pengerasan bumi dari zat cair ke padat manusia muncul di bumi ini. Manusia yang mula-mula muncul di bumi ini adalah banyak jumlahnya. Jadi manusia yang pertama muncul bukanlah Si A atau Si B, melainkan banyak. DOWNLOAD FILE LENGKAPNYA

0 komentar:

Poskan Komentar