Get this gadget at facebook popup like box

Minggu, 18 Desember 2011

POLA ASUH SINGLE PARENT (IBU) TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN REMAJA DI DESA SUMBER KECAMATAN MENDEN KABUPATEN BLORA 3824


POLA ASUH SINGLE PARENT (IBU) TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN REMAJA DI DESA SUMBER KECAMATAN MENDEN KABUPATEN BLORA 3824


Penelitian yang berjudul "Pola Asuh Single Parent (Ibu) terhadap Perkembangan Kepribadian Remaja di Desa Sumber, Kecamatan Menden, Kabupaten Blora", dilatarbelakangi oleh fenomena atau teori bahwa seorang remaja yang ditinggal mati oleh orang tuanya anak tersebut menjadi brutal atau akan cenderung melakukan perbuatan menyimpang, dan bertujuan untuk mengetahui perkembangan kepribadian remaja yang diasuh oleh single parent (ibu), cara pengasuhan single parent (ibu) terhadap remaja, dan pengaruh pola asuh single parent (ibu) terhadap perilaku remaja di masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode observasi untuk mengetahui situasi umum kondisi di desa sumber, untuk mengetahui bagaimana tingkah laku dari remaja yang diasuh single parent, dan tingkah laku yang mencerminkan pola asuh ibu single parent. Kemudian adalah wawancara yang ditujukan pada kepala desa, ibu single parent, remaja dan yang terakhir adalah metode dokumentasi yang digunakan untuk mendapatkan data tambahan yang berkaitan dengan peran single parent (ibu) terhadap perkembangan kepribadian remaja di Desa Sumber Menden Blora.
Adapun analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif yakni suatu analisa yang menggambarkan secara seksama dan sistematis dan data yang disajikan tanpa menggunakan rumusan-rumusan statistik dan pengukuran.
Dari hasil analisis penelitian ini didapatkan bahwasanya remaja yang diasuh oleh single parent, sebagian besar memiliki kemampuan berfikir yang baik dan bagus, karena remaja tersebut telah mampu menentukan model-model realistik yang dapat dicapai yaitu realita bahwa dia sudah tidak mempunyai bapak sehingga ia harus berfikir bagaimana ia dapat uang untuk kelangsungan hidup, atau seorang remaja telah mampu berfikir untuk ke depannya dalam keluarganya.
Cara pengasuhan para single parent terhadap remaja yang ada di Desa Sumber adalah pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif. Pola asuh otoriter dapat mengakibatkan anak cenderung menjadi penakut, tidak kreatif, murung, introvert, dan bergantung sama orang. Pola asuh demokratis mengakibatkan anak cenderung mempunyai karakter mudah bergaul, aktif, kreatif, ramah, mandiri, dan bisa menghargai pendapat orang lain dan terbuka. Sedangkan pola asuh permisif cenderung menjadikan anak yang liar, susah diatur, pemurung dan susah bergaul.

0 komentar:

Poskan Komentar